PANJI
Jenis tari topeng yang pertama ini merupakan tarian yang menggambarkan seorang tokoh suci. Secara bahasa kata “panji” diyakini sebagai singkatan dari bahasa jawa yakni “mapan ning kang siji” yang dalam bahasa indonesia memiliki makna tetap tertuju pada Allah SWT.
SAMBA
Jenis topeng kedua ini memerankan tokoh anak-anak yang lucu, cerita,
serta gesit. Kata "Samba" diyakini diambil dari kata “saban” yang secara
bahasa indonesia dapat diartikan setiap. Dalam keterkaitan ajaran islam
gerakan serta pementasan jenis tari topeng samba ini memiliki makna
yang tersirat bahwa seorang muslim harus mengerjakan perintah Allah SWT.
Rumyang
Pada pementasan
topeng rumyang, penari mengkomunikasikan sebuah masa dimana seorang anak telah tumbuh menginjak remaja atau dalam islam juga disebut dengan “
akhil balig”.
Dilihat dari nilai dakwahnya gerakan dalam tari topeng rumyang
merupakan gerakan yang menyampaikan pesan bahwa seseorang yang telah
memasuki masa
akhil balig hendaknya memperbanyak dzikir dan mengingat Allah.
Tumenggung
Beranjak dari masa remaja pada
topeng tumenggung pementasan
menggambarkan seseorang yang penuh dengan karakteristik serta tegas
dalam bertindak. Dilihat dari sisi ajaran islam topeng tumenggung
menggambarkan sifat budi pekerti luhur antar sesama.
Kelana
Menggambarkan sifat angkara murka dengan memerankan tokoh yang jahat
sebagai gambaran orang-orang yang tersesat. Pada pertunjukan ini
terdapat makna bahwa semasa hidup seorang manusia harus senantiasa
berusaha guna mendapatkan kebahagian hidup di jalan yang benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar